Sabtu, 30 April 2011

Merencanakan Keuangan Islami

 M. Rizal Ismail (bahan khutbah)


“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan hartanya tidak berlebih-lebihan dan tidak pula kikir, dan apabila (pembelanjaan) itu ditengah-tengah antara yang demikian” QS al-Furqon 25:67

Uang membuat anda dapat mencapai dan memperoleh banyak hal yang anda inginkan dalam hidup anda. Setiap orang tentunya ingin memiliki uang yang cukup untuk memenuhi semua kebutuhan bahkan semua keinginannya. Sayangnya tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk dapat memiliki uang yang dapat memenuhi semua kebutuhannya. Namun hal itu dapat diatasi dengan melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan secara benar

Setiap orang dan setiap keluarga tentu berhak untuk mengatur keuangannya sendiri sesuai dengan caranya masing-masing. Karena setiap keluarga memiliki posisi keuangan yang unik dan kebutuhan yang spesifik. Ilmu untuk melakukan perencanaan keuangan keluarga saat ini juga banyak ditemukan diberbagai media seperti buku, majalah, Koran, televisi dan tentu saja internet. Sehingga setiap orang tentu dapat melakukannya sendiri.

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah cara mengelola keuangan kita sudah Islami atau sesuai dengan syariah?

Islam adalah agama yang komprehensif. Didalamnya telah ada cara-cara untuk untuk mengatur hidup kita termasuk keuangan yang kita miliki, sehingga merencanaan keuangan keluarga syariah adalah cara mengelola keuangan keluarga dengan berpedoman pada Al Qur’an dan Hadist. Merencanakan keuangan secara syariah memiliki tujuan yang tinggi, tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan dunia, tapi juga kebutuhan di akhirat, dan tentu juga membentuk cara hidup yang lebih baik.

Ada 5 pilar dalam perencanaan keuangan keluarga secara Islami yaitu :

1. Mengelola Kekayaan melalui Cashflow yang sesuai syariah
2. Mengumpulkan Kekayaan dengan Investasi yang syariah
3. Melindungi Kekayaan melalui Asuransi syariah
4. Mendistribusikan Kekayaan melalui Waris,Wasiat,Waqaf, Hibah, Infaq & Shodaqoh
5. Membersihkan Kekayaan dengan mengeluarkan Zakat,

Secara singkat kelima pilar diatas dapat dsimpulkan sebagaii Income, Spending, Longevity, Assurance, Management of assets and debt, Investment , and  Cleansing of the wealth via ZIS   yang lebih dikenal dengan ISLAMIC Pillars

Jika pedoman Al Qur’an dan hadist yang kita pakai untuk merencanakan dan mengelola keuangan kita, Insya Allah keberkahan akan terus mengiringi kehidupan kita baik di dunia maupun di akhirat

0 komentar:

Poskan Komentar